Mungkin sebagian pembaca bertanya-tanya kepada dirinya, profil saya apa ya?
Tenang aja. Saya pun mengalami hal serupa.
Tapi saya telah menemukan profil saya. Saya cenderung ada di profil creator. Meskipun sekali-sekali saya juga melakukan fungsi mechanic dan deal making.
Di TDA sendiri saya lebih banyak berfungsi sebagai creator. Saya paling sering melontarkan ide-ide dan kemudian ditindaklanjuti oleh teman-teman lain sebagai penanggungjawab atau PICnya.
Di bisnis pun saya lebih berperan sebagai creator. Alhamdulillah bisnis saya bisa berjalan karena didukung oleh istri saya yang berfungsi sebagai supporter. Untuk bidang lain, saya pun merekrut orang-orang untuk fungsi yang kami tidak kuasai. Serahkanlah segala sesuatu kepada ahlinya. Ungkapan itu saya yakini kebenarannya.
Kawan dan guru saya, Pak Tung Desem Waringin yang saya kenal cukup lama itu pun mengalami hal serupa. Dulunya, Pak Tung begitu getol mempraktekkan idenya Robert Kiyosaki. Di samping aktif menjadi star di panggung seminar, beliau juga aktif berbisnis, main saham, ikut bisnis network marketing, dan mencari-cari properti. Padahal Robert Kiyosaki hanya menawarkan satu profil saja, yaitu menjadi accumulator. Lantas, semua orang seperti diarahkan menjadi investor bergaya accumulator. Tentulah tidak semua orang cocok dengan profil ini.
Kemudian, Pak Tung pun mengenal konsep 8 profil (Wealth Dynamic) dari Roger Hamilton ini. Setelah itu saya perhatikan Pak Tung menjadi lebih fokus di profilnya sebagai star. Bahkan dalam 1 bulan, beliau bisa mengisi seminar sampai 60 kali. Sementara pekerjaan lainnya didelegasikannya kepada para ahlinya.
Bill Gates, Oprah Winfrey, Warren Buffet dan orang-orang sukses lainnya berhasil meraih kekayaannya dengan menjadi diri mereka sendiri. Mereka melakukan apa yang menjadi passion-nya, bakat alaminya. Coba bayangkan seandainya Bill Gates yang adalah creator itu bekerja dari pagi hari hingga sore di Microsoft. Malam harinya dia aktif berbisnis network marketing. Kemudian di akhir pekan dia pun aktif mencari-cari properti untuk investasinya. Nggak mungkin kan?
Demikian juga dengan Warren Buffet. Coba bayangkan seandainya selain menjadi investor (accumulator) dia juga berprofesi sebagai VJ MTV. Nggak kebayang kan?
Topik ini penting, menurut saya. Terutama bagi teman-teman TDA. Saya melihat adanya kecenderungan seolah-olah diarahkan menjadi pedagang (trader). Padahal seharusnya kedelapan profil tersebut harus ada di TDA.
Kalau saya perhatikan, ada sebagian member yang dapat berlari kencang dengan bisnisnya dan sebagian lain seperti ketinggalan kereta. Salah satu sebabnya, menurut saya ada member yang sudah menemukan bisnis yang sesuai dengan profilnya sementara yang lain belum. Ada juga yang ikut-ikutan, memaksakan diri, padahal itu bukanlah profil dia. Dia memaksakan diri untuk berdagang, padahal dia cenderung di profil creator, misalnya. Untuk dapat income sih oke. Tapi kalau ingin membangun wealth, saya pikir perlu disesuaikan dengan profil alaminya itu.
Nantinya, saya ingin melihat "bangunan indah" di TDA ini adalah kombinasi dari para member yang mewakili kedelapan profil tersebut. Ada yang sukses sebagai creator, sebagai star, supporter, deal maker, trader, accumulator, lord dan mechanic.
Salam FUUUNtastic!
Wassalam,
Roni,
Founder, Komunitas TDA
Owner, Manet Busana Muslim
NB - Makan siang bareng teman-teman TDA 11 Digit Club di DCost kemarin seru banget. Rasa masakannya ternyata engga enak. Tapi, ueeenak tenan! Konsep resto seafood ini nyeleneh banget, aneh, tapi it works! Makanya, selain mencoba rasanya, kami pun akan membahas konsep "think out of the box" ini dengan kepala kokinya yang juga adalah teman dari Pak Rosihan.
NB - TDA dapat tawaran kerja sama dari Gubernur Lampung dan Bengkulu? Kalau gak percaya, lihat di sini deh.


0 komentar:
Poskan Komentar